10 Kreator Konten Berpendapatan Terbesar, MrBeast Raup Rp4,8 Triliun

Technology88 Views

10 Kreator Konten Berpendapatan Terbesar, MrBeast Raup Rp4,8 Triliun Industri kreator konten telah berkembang menjadi bisnis hiburan bernilai besar. Pendapatan seorang kreator kini tidak lagi hanya berasal dari iklan YouTube, kontrak promosi, atau hadiah dalam siaran langsung. Nama besar di dunia digital mulai mengelola perusahaan produksi, merek makanan, layanan berlangganan, program televisi, buku, hingga bisnis pendidikan.

Daftar Forbes Top Creators 2026 menunjukkan besarnya uang yang berputar di industri tersebut. Sebanyak 50 kreator dalam daftar diperkirakan menghasilkan pendapatan kotor gabungan senilai 1,02 miliar dolar AS selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026. Jumlah itu meningkat sekitar 20 persen dibandingkan daftar sebelumnya yang mencatat 853 juta dolar AS.

MrBeast kembali berada di posisi teratas dengan pendapatan sekitar 300 juta dolar AS. Nilainya terpaut sangat jauh dari Dhar Mann yang berada di urutan berikutnya dengan 65 juta dolar AS.

Angka pendapatan dalam daftar bukanlah jumlah uang yang sepenuhnya masuk ke rekening pribadi. Pendapatan kotor masih harus digunakan untuk membayar pegawai, produksi video, pemasaran, pajak, biaya operasional, serta pengembangan perusahaan.

Berikut sepuluh kreator dengan estimasi pendapatan terbesar berdasarkan angka yang diterbitkan dalam daftar Forbes 2026.

Peringkat PendapatanKreatorEstimasi Pendapatan
1MrBeast300 juta dolar AS
2Dhar Mann65 juta dolar AS
3Steven Bartlett52 juta dolar AS
4Markiplier38 juta dolar AS
5Rhett & Link37 juta dolar AS
6Codie Sanchez31 juta dolar AS
7IShowSpeed30 juta dolar AS
8Mark Rober30 juta dolar AS
9Druski20 juta dolar AS
10Charli D’Amelio18 juta dolar AS

Daftar tersebut memperlihatkan bahwa jumlah pengikut bukan satu satunya penentu. Kreator dengan audiens lebih kecil dapat memperoleh pendapatan tinggi apabila mampu menjual produk, membangun perusahaan, dan mengelola komunitas yang memiliki tingkat kepercayaan kuat.

1. MrBeast Menghasilkan Sekitar 300 Juta Dolar AS

Jimmy Donaldson atau MrBeast memimpin daftar dengan estimasi pendapatan 300 juta dolar AS. Nilai itu setara sekitar Rp4,8 triliun apabila menggunakan perkiraan kurs Rp16.000 per dolar AS.

Forbes mencatat MrBeast memiliki sekitar 873 juta pengikut gabungan di berbagai platform. Skala audiens tersebut menjadikannya salah satu figur digital dengan jangkauan terbesar di dunia. Pendapatannya berasal dari konten video, perusahaan makanan, analisis kanal, lisensi, hingga program hiburan berbiaya besar.

Video MrBeast dikenal menggunakan konsep kompetisi, eksperimen sosial, hadiah uang, pembangunan fasilitas, serta kegiatan bantuan. Setiap produksi dapat melibatkan banyak pekerja dan anggaran yang mendekati produksi televisi.

Ia juga mengembangkan Beast Industries sebagai perusahaan induk untuk berbagai kegiatan bisnis. Salah satu merek yang paling dikenal adalah Feastables, perusahaan makanan ringan yang menjual produk cokelat dan makanan kemasan.

Selain itu, MrBeast memiliki Viewstats yang menyediakan alat analisis untuk kreator YouTube. Ia juga terlibat dalam Lunchly dan memproduksi Beast Games untuk Amazon Prime Video.

Besarnya pendapatan MrBeast berjalan bersama biaya produksi yang tinggi. Ia dikenal menginvestasikan kembali sebagian besar penghasilan untuk membuat video berikutnya, memperluas bisnis, serta membayar tim produksi.

“Posisi MrBeast memperlihatkan bahwa kreator terbesar saat ini bekerja seperti pemimpin perusahaan media, bukan sekadar pembuat video yang mengandalkan pendapatan iklan.”

2. Dhar Mann Membangun Studio dengan Pendapatan 65 Juta Dolar AS

Dhar Mann menempati posisi kedua dengan estimasi pendapatan 65 juta dolar AS atau sekitar Rp1,04 triliun. Jumlah pengikutnya di berbagai platform diperkirakan mencapai 171 juta.

Ia dikenal melalui video cerita pendek yang mengangkat persoalan keluarga, pekerjaan, sekolah, perundungan, ketidakjujuran, dan hubungan sosial. Setiap video biasanya memiliki pelajaran yang disampaikan secara langsung kepada penonton.

Dhar Mann Studios telah berkembang menjadi perusahaan produksi dengan banyak pemeran, penulis, kru kamera, penyunting, serta pegawai operasional. Produksinya tidak hanya dibuat untuk satu kanal, tetapi diterjemahkan dan didistribusikan melalui berbagai akun.

Format cerita yang mudah dipahami membuat kontennya dapat menjangkau penonton dari banyak negara. Durasi video juga bervariasi, mulai dari potongan pendek untuk media sosial hingga episode lebih panjang di YouTube.

Sumber pendapatannya berasal dari iklan platform, kerja sama merek, lisensi, distribusi konten, dan kegiatan bisnis yang berada di bawah perusahaan produksinya. Model tersebut menunjukkan bagaimana kanal video dapat dikembangkan menjadi studio dengan jadwal produksi teratur.

3. Steven Bartlett Meraup Sekitar 52 Juta Dolar AS

Steven Bartlett tercatat menghasilkan sekitar 52 juta dolar AS atau kurang lebih Rp832 miliar. Pengikut gabungannya diperkirakan mencapai 38,7 juta, lebih kecil dibandingkan sejumlah nama lain dalam daftar.

Besarnya pendapatan Bartlett tidak hanya berasal dari jumlah penonton. Ia membangun kegiatan bisnis yang kuat di sekitar podcast The Diary of a CEO, investasi, penjualan buku, acara, serta kerja sama dengan perusahaan.

The Diary of a CEO menghadirkan pengusaha, selebritas, dokter, psikolog, atlet, dan tokoh publik. Percakapan panjang memungkinkan setiap episode dipotong menjadi banyak video untuk YouTube, TikTok, Instagram, dan platform audio.

Strategi itu memperpanjang usia sebuah episode. Satu wawancara dapat menghasilkan konten berdurasi panjang, potongan singkat, kutipan, artikel, serta materi promosi selama beberapa minggu.

Bartlett juga dikenal sebagai pengusaha dan investor. Posisi tersebut membuat pendapatannya tidak hanya bergantung pada tarif iklan podcast, tetapi turut berasal dari kepemilikan usaha dan pengembangan merek.

4. Markiplier Mengantongi Sekitar 38 Juta Dolar AS

Mark Fischbach atau Markiplier diperkirakan memperoleh pendapatan 38 juta dolar AS, setara sekitar Rp608 miliar. Kreator yang dikenal melalui konten permainan ini memiliki sekitar 76,8 juta pengikut gabungan.

Markiplier memulai popularitasnya melalui video permainan horor, reaksi, komedi, dan komentar. Karakter suaranya yang kuat serta kedekatan dengan penonton membuat kanalnya bertahan selama bertahun tahun.

Ia kemudian memperluas pekerjaannya ke produksi audio dan film. Markiplier mengembangkan proyek sinema Iron Lung yang didasarkan pada permainan horor dengan judul sama. Langkah tersebut memperlihatkan peralihan dari kreator gim menjadi pembuat film.

Produksi film memberikan sumber penghasilan yang berbeda dari iklan kanal. Kreator dapat memperoleh pendapatan dari distribusi, hak tayang, kerja sama produksi, penjualan tiket, serta produk terkait.

Markiplier juga memiliki basis penggemar yang mampu mendukung proyek berbayar. Hubungan tersebut menjadi aset penting ketika seorang kreator ingin membawa penontonnya dari platform gratis menuju film, podcast berlangganan, atau produk fisik.

5. Rhett & Link Meraih Sekitar 37 Juta Dolar AS

Duo Rhett McLaughlin dan Link Neal berada di posisi berikutnya dengan estimasi pendapatan 37 juta dolar AS atau sekitar Rp592 miliar. Jumlah pengikut mereka diperkirakan mencapai 45,6 juta.

Keduanya dikenal melalui program Good Mythical Morning yang menggabungkan percobaan makanan, permainan, percakapan, komedi, dan tantangan. Tayangan tersebut diproduksi secara konsisten layaknya program televisi harian.

Rhett & Link membangun Mythical Entertainment sebagai perusahaan media yang menaungi berbagai acara, podcast, produk, dan kreator. Mereka memiliki studio serta tim produksi yang memungkinkan kegiatan tidak bergantung pada dua pendiri saja.

Selain pendapatan iklan YouTube, Mythical memperoleh pemasukan melalui Mythical Society, sebuah layanan keanggotaan berbayar. Pelanggan mendapatkan akses terhadap konten tambahan, tayangan khusus, serta produk tertentu.

Mereka juga menjual barang dagangan, mengadakan pertunjukan langsung, dan mengembangkan program lain di bawah perusahaan. Pendekatan tersebut membuat bisnis tetap berjalan meskipun satu jenis konten mengalami penurunan penonton.

6. Codie Sanchez Membukukan Sekitar 31 Juta Dolar AS

Codie Sanchez tercatat memperoleh sekitar 31 juta dolar AS atau setara Rp496 miliar. Jumlah pengikutnya hanya sekitar 10 juta, paling kecil di antara sepuluh nama dalam daftar ini.

Sanchez membuat konten mengenai pembelian bisnis kecil, investasi, pengelolaan perusahaan, dan pengembangan pendapatan. Ia sering membahas usaha seperti tempat pencucian pakaian, jasa kebersihan, mesin penjual otomatis, dan perusahaan layanan.

Audiensnya memang tidak sebesar MrBeast atau Charli D’Amelio, tetapi topik finansial dan bisnis memiliki nilai komersial tinggi. Pengikut yang tertarik membeli perusahaan atau mengikuti program pendidikan dapat menghasilkan pendapatan lebih besar per pelanggan.

Sumber pemasukan Sanchez mencakup bisnis pendidikan, komunitas, publikasi, acara, kerja sama perusahaan, serta kepemilikan usaha. Ia menggunakan konten gratis sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk dan layanan dengan harga lebih tinggi.

Posisinya menunjukkan bahwa kreator tidak selalu membutuhkan ratusan juta pengikut. Pemilihan topik, kemampuan menjual layanan, dan karakter audiens dapat lebih menentukan jumlah pendapatan.

“Codie Sanchez menjadi contoh bahwa sepuluh juta pengikut yang sangat sesuai dengan produk dapat menghasilkan uang lebih besar daripada audiens raksasa yang sulit diarahkan menjadi pelanggan.”

7. IShowSpeed Mencatat Pendapatan 30 Juta Dolar AS

Darren Watkins Jr. yang dikenal sebagai IShowSpeed diperkirakan mengantongi 30 juta dolar AS atau sekitar Rp480 miliar. Total pengikutnya mencapai sekitar 184 juta di berbagai platform.

IShowSpeed membangun popularitas melalui siaran langsung dengan reaksi spontan, permainan, perjalanan, sepak bola, dan interaksi bersama penggemar. Gaya siarannya penuh energi sehingga menghasilkan banyak potongan video yang tersebar kembali di media sosial.

Perjalanan internasional menjadi salah satu bagian penting dari kontennya. Ia mengunjungi berbagai negara, bertemu masyarakat, mencoba makanan, menyaksikan pertandingan, dan melakukan siaran di ruang publik.

Pendapatannya berasal dari iklan YouTube, donasi penonton, keanggotaan kanal, kerja sama merek, musik, produk, dan penampilan. Pertumbuhan pengikut yang cepat juga meningkatkan nilai kontrak promosi.

Konten langsung memiliki keuntungan karena dapat menghasilkan pemasukan saat tayang sekaligus setelah disimpan sebagai video. Potongan reaksi kemudian dipublikasikan kembali dan menjangkau penonton yang tidak menyaksikan siaran awal.

8. Mark Rober Menghasilkan Sekitar 30 Juta Dolar AS

Mark Rober memiliki estimasi pendapatan sama dengan IShowSpeed, yakni 30 juta dolar AS atau kurang lebih Rp480 miliar. Ia memiliki sekitar 90,7 juta pengikut gabungan.

Mantan insinyur NASA tersebut dikenal melalui konten eksperimen, rekayasa, sains, dan pendidikan. Videonya mengemas konsep teknis menjadi hiburan yang mudah diikuti anak maupun orang dewasa.

Salah satu karya terkenalnya adalah alat jebakan untuk pencuri paket yang menggunakan bubuk berwarna, kamera, suara, dan teknologi pelacak. Ia juga membuat eksperimen berskala besar mengenai hewan, fisika, permainan, serta perlindungan lingkungan.

Rober mengembangkan CrunchLabs, layanan berlangganan yang mengirimkan perangkat eksperimen kepada pelanggan. Anak dapat merakit alat sambil mengikuti penjelasan mengenai prinsip sains dan teknik.

Model berlangganan memberi pemasukan berulang setiap bulan. Pengguna tidak hanya menonton video, tetapi membeli perlengkapan yang berkaitan langsung dengan jenis konten Rober.

Keterhubungan antara tayangan pendidikan dan produk fisik membuat bisnisnya memiliki jalur penjualan yang jelas. Orang tua yang menyukai videonya dapat membeli paket pembelajaran bagi anak.

9. Druski Mendapatkan Sekitar 20 Juta Dolar AS

Komedian digital Druski berada dalam daftar dengan estimasi pendapatan 20 juta dolar AS atau sekitar Rp320 miliar. Pengikut gabungannya diperkirakan mencapai 38,5 juta.

Druski dikenal melalui sketsa komedi yang membahas industri musik, pertemanan, hubungan, kehidupan sehari hari, dan perilaku sosial. Ia sering memainkan karakter yang terasa dekat dengan pengalaman penonton.

Popularitasnya membawanya ke panggung hiburan yang lebih luas. Druski terlibat dalam iklan perusahaan besar, program televisi, tur komedi, acara musik, dan kerja sama dengan selebritas.

Ia juga mengembangkan Coulda Been Records, sebuah merek hiburan yang awalnya muncul sebagai parodi perusahaan rekaman. Konsep itu kemudian berkembang menjadi acara pencarian bakat dan program yang dapat dikomersialkan.

Druski menunjukkan bahwa tokoh komedi digital dapat membangun bisnis tanpa meninggalkan format awalnya. Karakter yang muncul dalam video singkat dapat dikembangkan menjadi pertunjukan, kampanye merek, dan kekayaan intelektual.

10. Charli D’Amelio Meraih Sekitar 18 Juta Dolar AS

Charli D’Amelio melengkapi sepuluh besar dengan estimasi pendapatan 18 juta dolar AS atau sekitar Rp288 miliar. Ia memiliki sekitar 209,8 juta pengikut gabungan, salah satu yang terbesar dalam daftar.

Charli mulai dikenal melalui video tari singkat di TikTok. Pertumbuhan pengikutnya yang sangat cepat membuka jalan menuju kontrak iklan, program televisi, produk, kerja sama mode, dan kegiatan hiburan.

Keluarga D’Amelio kemudian membangun sejumlah usaha, termasuk merek alas kaki, makanan ringan, serta program realitas. Charli juga tampil dalam proyek panggung dan bekerja sama dengan berbagai perusahaan kecantikan serta fesyen.

Pendapatannya memperlihatkan bahwa popularitas di media sosial dapat dipindahkan ke industri lain. Nilai seorang kreator bagi merek tidak hanya dihitung dari jumlah penonton, tetapi juga kemampuan memengaruhi pilihan belanja kelompok usia tertentu.

Meski memiliki pengikut lebih banyak daripada sejumlah kreator di atasnya, pendapatan Charli berada di posisi kesepuluh. Hal ini terjadi karena setiap kategori konten memiliki tarif iklan, pola penjualan, dan bentuk bisnis yang berbeda.

Pendapatan Kreator Tidak Sama dengan Kekayaan Bersih

Angka dalam daftar merupakan estimasi pendapatan kotor, bukan kekayaan bersih. Forbes menghitung pendapatan selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026, kemudian turut mempertimbangkan jumlah audiens, tingkat interaksi, serta aktivitas kewirausahaan dalam pemeringkatannya.

Pendapatan kotor dapat mencakup uang yang diterima perusahaan milik kreator sebelum dipotong pengeluaran. Kreator seperti MrBeast, Dhar Mann, dan Rhett & Link memiliki ratusan pegawai serta biaya produksi besar.

Kekayaan bersih menghitung nilai aset setelah dikurangi kewajiban. Nilainya dapat berasal dari kepemilikan saham, rumah, investasi, tabungan, kendaraan, serta nilai perusahaan.

Seorang kreator yang menghasilkan 30 juta dolar AS dalam setahun belum tentu menambah kekayaan pribadinya sebesar jumlah tersebut. Sebagian uang dapat digunakan untuk gaji, pajak, sewa studio, pembelian alat, promosi, serta produksi konten berikutnya.

Bisnis di Luar Platform Menjadi Sumber Uang Terbesar

Sepuluh kreator dalam daftar memiliki satu kesamaan, yakni tidak hanya bergantung pada pembayaran platform. Mereka membangun sumber pemasukan yang dapat terus berjalan di luar jumlah penayangan.

MrBeast memiliki perusahaan makanan dan layanan analisis. Dhar Mann mengoperasikan studio produksi. Steven Bartlett mengembangkan bisnis podcast, investasi, dan buku. Mark Rober menjual perangkat pendidikan melalui sistem berlangganan.

Pendapatan iklan masih penting, tetapi nilainya dapat berubah mengikuti kebijakan platform, asal penonton, kategori video, dan kondisi pasar periklanan. Ketergantungan pada satu sumber pemasukan membuat bisnis kreator lebih rentan.

Produk fisik, keanggotaan, acara, lisensi, dan kepemilikan perusahaan memberi kendali lebih besar. Kreator dapat menentukan harga, mengelola hubungan dengan pelanggan, serta membangun aset yang tetap bernilai meski popularitas konten berubah.

Kenaikan pendapatan gabungan 50 kreator menjadi 1,02 miliar dolar AS memperlihatkan semakin luasnya kegiatan bisnis yang dibangun dari audiens digital. Pada tingkat tertinggi, kanal media sosial berfungsi sebagai pusat pemasaran bagi perusahaan yang menjual makanan, pendidikan, hiburan, perangkat lunak, dan layanan berlangganan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *